Padadasamya, unsur yang ditulis dalam daftar rujukan secara berturut-turut meliputi (1) nama penulis ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk anak judul (subjudul), (4) kota tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit.
CARAMERUJUK DAN MENULIS DAFTAR RUJUKAN/ DAFTAR PUSTAKA. Matakuliah Bahasa Indonesia. Cara Merujuk Dilakukan dengan menggunakan nama akhir dan tahun di antara tanda kurung, misalnya Diah Ayu Puspita menjadi Puspita, Diah Ayu. Jika ada dua penulis, perujukan dilakukan dengan cara menyebut nama akhir kedua penulis. Jika penulisnya lebih dari dua
Informasiyang dibutuhkan dalam menulis daftar rujukan dari buku adalah (1) nama penulis, (2) tahun penulisan, (3) judul buku, . Jika penulis buku tidak memiliki nama keluarga, maka cara penulisan . Rujukan dari buku yang ditulis lebih dari enam . Artikel ini membahas bagaimana cara menulis daftar pustaka dengan baik.
CaraMerujuk Dan Menulis Daftar Rujukan Daftar Pustaka Ppt Download from pustaka atau yang sering dikenal juga sebagai referensi memberikan detail informasi kepada pembaca tentang sumber rujukan. Terkadang, ketika menulis sumber rujukan akan menemukan buku tanpa penulis . Daftar pustaka berisi rujukan atau sumber penulis
BagaimanaAnda bisa memastikan bahwa rujukan Anda akan mengesankan bagi calon pemberi kerja? Saat Anda mempersiapkan resume Anda, pastikan untuk menyertakan bagian rujukan.Ini adalah bagian penting dari resume Anda dan ini dapat membuat perbedaan besar dalam cara calon pemberi kerja memandang Anda.Berikut adalah beberapa tips tentang cara menambahkan bagian rujukan ke resume Anda:
Carapenulisan rujukan Cara penulisan rujukan ada beberapa macam, yakni : Sistem nomor Sistem nama dan tahun (Havard) Sistem kombinasi alfabet dan nomor Sistem Vancouver 16 17. Sistem Nomor Setiap rujukan diberi nomor sesuai dengan urutan penunjukannya di makalah. 17 18.
Rujukanyang meliputi cara merujuk cara menulis daftar rujukan. Alam modul pertama ini Anda akan mempelajari pengertian bahan rujukan. Kaidah ilmiah menggunakan metode ilmiah dan menggunakan prinsip-prinsip ilmiah. Penulisan daftar rujukan dibuat jika dalam tulisan ilmiah tersebut memang menggunakan kutipan atau rujukan dari orang lain.
2 Cara Merujuk dan Menulis Daftar Rujukan a. Cara Merujuk 1 Cara Merujuk Kutipan Langsung a Kutipan Kurang dari 40 kata Ditulis diantara tanda kutip "" sebagai bagian teks utama. Nama penulis dapat disebut dalam teks secara terpadu dan dapat pula disebutkan bersama dengan tahun terbitan dan nomor halaman.
CaraMenulis Rujukan Dari Jurnal / Cara Merujuk Dan Menulis Daftar Rujukan Daftar Pustaka Ppt Download April 20, 2022 10.06.2021 · cara menulis footnote dari buku dengan 1 penulis/pengarang. Baik itu penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan alam, kedokteran, sosial, teknologi dan lain sebagainya. 3mitsuo nakamura, the crescent arises over
Namunyang terpenting menurut Rifai (2009) dalam merujuk adalah harus memenuhi beberapa kaidah sebagai berikut : Setiap menggunakan pendapat oarang lain, sumber rujukan harus ditulis; Rujukan harus ditampilkan di dua tempat, yaitu tempat di mana kutipan ditulis dan dalam daftar rujukan; Rujukan selalu dilakukan dalam hal kita melakukan
NyzOn. 80% found this document useful 5 votes2K views42 pagesDescriptionBahasa IndonesiaOriginal TitleCara Merujuk dan Menulis Daftar PustakaCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsPPTX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?80% found this document useful 5 votes2K views42 pagesCara Merujuk Dan Menulis Daftar PustakaOriginal TitleCara Merujuk dan Menulis Daftar Pustaka You're Reading a Free Preview Pages 8 to 14 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 18 to 27 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 31 to 39 are not shown in this preview.
Penulis THARMIZI / NIM 088142218 PENDAHULUAN Mengutip dan menulis rujukan mungkin sudah pernah kita temukan ketika kita mulai belajar pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah dan di tingkat strata 1, ketika menulis sebuah karya tulis kita akan sadar betapa pentingnya sebuah pengetahuan akan kutipan dan rujukan ini. Bahkan dalam penulisan karya ilmiah menjadi suatu yang mutlak ada dan dilakukan oleh segenap civitas akademika yang melabuhkan diri dalam penulisan karya ilmiah. Ada cara dan susunan dalam membuat kutipan dan catatan kaki yang harus diketahui dalam membuat karangan ilmiah. Dan unsur ini terkadang disepelekan oleh sebagian orang dalam menyusun karangan ilmiah. Pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan tentang kutipan, dan catatan kaki, dan cara membuat/ mengambil kutipan, dan catatan kaki yang benar. Dan Pembahasan ini amatlah penting untuk menunjang mata kuliah karya tulis ilmiah. Dan pada bagian akhir penulis akan mencantumkan analisa penulis pada salah satu karya tulis mahasiswa S2 yang sudah diselesaikan. PEMBAHASAN KUTIPAN Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kutipan adalah pungutan; petikan; nukilan; sitat.[1] Dan menurut Erizal Gani, dalam karya tulis ilmiah, yang dimaksud dengan kutipan adalah suatu kegiatan yang berkaitan dengan memungut, mengambil, atau meminjam pemikiran orang lain berdasarkan kaidah dan tata cara tertentu.[2] Kutipan juga berarti peminjaman pemikiran orang lain ataupun pendapat dari seseorang pengarang, baik berupa tulisan dalam buku, kamus, ensiklopedia, artiket, laporan, majalah, koran, surat kabar atau bentuk tulisan lainnya, maupun dalam bentuk lisan berupa informasi yang disampaikan seseorang dan lain sebagainya. Bahan-bahan yang dimasukkan sebagai kutipan adalah bahan yang tidak atau belum menjadi pengetahuan umum, hasil-hasil penelitian terbaru dan pendapat-pendapat seseorang yang tidak atau belum menjadi pendapat umum. Dalam mengutip kita harus menyebutkan sumbernya. Hal itu dimaksudkan sebagai pernyataan penghormatan kepada orang yang pendapatnya dikutip dan sebagai pembuktian akan kebenaran kutipan tersebut. Pada dasarnya kutipan dalam sebuah karya ilmiah memiliki dua fungsi yaitu Untuk memperkuat analisa yang digunakan Menjadikan acuan untuk melakukan analisa secara kritis.[3] Kutipan merupakan pengambilan pendapat dari para ahli atau teori yang telah ada berhubungan dengan persoalan yang sedang diteliti namun demikian seorang peneliti tidak mesti harus sependapat dengan pendapat yang telah ada, seorang peneliti bisa saja melakukan analisa kritis terhadap pendapat yang dikutip dengan cara menguraikan argumentasi yang rasional. Melalui analisa kritis terhadap pendapat yang dikutip maka akan muncul dua kemungkinan konklusi yaitu Memperkuat pendapat yang dikutip Memperlihatkan kelemahan pendapat yang dikutip dengan mengumumkan sisi-sisi kelemahan tersebut. Melalui proses ini, akan memungkinkan munculnya seleksi ilmiah terhadap ilmu pengetahuan.[4] Fungsi lain dari kutipan adalah Untuk memperkokoh dan memperkuat suatu gagasan. Untuk mempetanggungjawabkan suatu pemikiran atau gagasan dari orang lain yang dikutipnya. Untuk perbandingan bagi penulis mengenai pembahasan yang ditulisnya . Untuk melihat kesungguhan seorang penulis karya ilmiah. Untuk ilustrasi analisis seorang penulis.[5] Untuk landasan teori bagi seorang penulis.[6] Peletakan kutipan dilakukan dalam dua cara yakni, pada teks atau menjadi bagian catatan kaki. Peletakan pada catatan akhir end note umumnya dilakukan andaikata penulis tidak menginginkan adanya penjelasan yang akan mengganggu keruntutan uraian pada teks. Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam mengutip, di antaranya Penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu. Penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan. Kutipan dapat terkait dengan penemuan teori. Jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung. Penulis mempertimbangkan jenis kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan. JENIS KUTIPAN Ada dua macam bentuk kutipan dalam sebuah karya ilmiah yaitu Kutipan langsung Kutipan langsung adalah pengambilan pendapat para ahli sama dengan bentuk asli yang dikutip dalam hal susunan kata dan tanda bacanya. Kutipan langsung tidak boleh lebih dari satu halaman. Cara Merujuk Kutipan-Kutipan Langsung[7] Kutipan langsung yang panjang tidak selalu dibuat di dalam tanda kutip. Hal ini dibolehkan jika kutipan tersebut diletakkan pada tempat tersendiri. Jika ada penyataan yang salah maka penulis tidak boleh mengubah apapun dan andaikata penulis tidak menyetujui apa yang dikutipnya atau menemukan kesalahan, ia dapat memberi tanda [ ] atau [siec]. Siec berasal dari kata latin sicut yang berarti “dengan demikian”, “jadi..”, “ seperti itu”. Contohnya Tugas Bank antara lain adalah memberi pinjam uang.’ Pengutip tahu bahwa dalam kalimat itu ada kata yang salah, namun pengutip tidak boleh memperbaikinya. Cara memperbaikinya Tugas bank antara lain memberi pinjam [seharusnya, pinjaman, penulis] uang.’ Tugas bank antara lain memberi pinjam [Sic!] uang.’ [Sic!] artinya dikutip sesuai dengan aslinya. Jika kutipan itu pendek maka dibuat didalam dua tanda kutip “…“. Tanda kutip tersebut adalah sebagai penanda bahwa pernyataan yang terdapat diantara dua tanda kutip itu adalah milik orang lain. Contoh Perempuan minangkabau merupakan perempuan yang pemberani. Salah satu bukti yang memperkuat pernyataan itu diungkapkan dalam SKH singgalang 200910, ”Jemaah Calon Haji JCH Perempuan Sumatera Barat, benar-benar wanita pemberani. Soalnya, dari dua kloter yang sudah diterbangkan dua pertiga diantaranya adalah kaum wanita” dst… Contoh lainnya …. pendapat yang tidak jauh berbeda dikemukakan oleh phoenix. Menurut poenix dalam Nanu, 2002, “manusia merupakan paduan antara fakta dan nilai-nilai tertentu yang bersifat luhur”. Paduan tersebut akan …. Jika kutipan langsung tersebut panjang dan dibuat di tempat tersendiri maka ada aturan tertentu sebagaimana berikut Baris pertama kutipan dipisahkan dari kalimat sebelumnya denga jarak spasi Jarak kutipan adalah 1 spasi Kutipan dijorokkan anatara 5-7 ketikan, biasanya penjorokan ini sejauh penjorokan baris pertama awal paragraf. Dan garis pertama dijorokkan juga 5-7 ketikan jika kutipan terletak pada bagian awal paragraf, jika tidak maka tidak perlu dijorokkan. Contoh Salah satu dari fungsi bahasa adalah sebagai alat kontrol sosial. Apakah yang dimaksud dengan kontrol sosoial tersebut? Yang dimaksud dengan kontrol sosial adalah usaha untuk mempengaruhi tingkah laku dan tidak tanduk orang lain. Tingkah laku itu dapat bersifat terbuka overt yaitu tingkah laku yang dapat di amati atau di observasi, maupun bersifat tertutup convertyaitu tingkah laku yang dapat dioservasi.keraf1980 Melalui fungsi kontrol sosoial bahasa tersebut, rasa kekeluargaan, saling menghargai, tenggang rasa, dan lain-lain dapat ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kutipan tidak langsung Kutipan tidak langsung adalah proses pengambilan pendapat para ahli yang dijabarkan dengan bahasa penulis tanpa mengurangi atau merubah esensi atau pokok pikiran pendapat yang dikutip . proses pengetikannya tidak mengalami perubahan sebagaimana proses pengetikan biasanya [siec] sebuah kalimat 2 spasi.[8] Dalam pengertian lain kutipan langsung adalah Penulis melakukan parafrase atau menggunakan kalimat-kalimat yang disusunnya sendiri hanya mengambil pokok pikiran/inti sari dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh pengutip sendiri. Satu hal yang perlu dan harus diingat dalam pengembangan informasi dari ide pokok yang dipinjam tersebut adalah keaslian ide. Artinya, pengembangan ide tersebut tidak mengubah makna ide pokok yang dikutip. Oleh karena itu kutipan ini sering disebut juga kutipan isi Erizal Gani, 2013152 Contoh Melihat demikian srategisnya pendidikan bagi manusia maka tidak berlebihan jika –secara tegas– fazlur rahman seorang neo modernis pakistan mengatakan bahwa pembaharuan dunia islam mesti dimulai dari pendidikan, melalui pembaharuan dibidang pendidikan, memungkinkan intelektual muslim mampumenghasilkan solusi jangka panjang yang tepat bagi menghasilkan solusi jangka panjang yang tepat bagi masalah masalah yang sedang dihadapi umat 1 lihat, Fazlur Rahman, Islam Modernis, ChicagoThe University of Chicago, 1979 h. 260 CATATAN KAKI Catatan kaki atau footnotes adalah catatan pada kaki halaman untuk menyatakan sumber suatu kutipan, pendapat, buah pikiran, fakta-fakta atau ikhtisar dan dapat juga berisi komentar mengenai suatu hal yang dikemukakan didalam teks.[9] Yang dimaksud dengan catatan kaki disini adalah catatan pada bagian bawah halaman teks yang menyatakan sumber sesuatu kutipan, pendapat, atau keterangan penyusun mengenai sesuatu hal yang diuraikan dalam teks. Cara penulisan catatan kaki yang berasal dari berbagai sumber pada jgaris besarnya sama yaitu secara berurutan nama pengarang, koma, judul buku, koma, kurung pembuka, tempat penerbit, titik dua, nama penerbit,koma, tahun terbit, kurung tutup, koma, nomor cetakan, koma, jilid, dan nomor halaman.[10] Nama buku ditulis miring, halaman disingkat. h., nama pengarang ditulis sesuai dengan nama yang tercantum dalam buku karangannya. Pangkat atau gelas seperti Prof., Dr., SH., dan sebagainya tidak perlu dicantumkan. CARA MENULIS RUJUKAN CATATAN KAKI Dari Buku 18Bey Arifin, rangkaian Cerita dalam Al-Quran, BandungPT Al-Maarif,1992 cet. Ke-2, jilid 2, Pengarang lebih dari dua orang Apabila pengarang lebih dari dua orang, hanya disebutkan nama pengarangnya yang pertama dan setelah tanda koma dituliskan singkatan et al ditulis miring. Singkatan itu kepanjangan dari et alii dengan orang lain. Pengulangan catatan kaki Pengulangan kutipan dengan sumber yang sama ditulis dalam tiga bentuk Ibid singkatan dari ibiden artinya dalam halalman yang sama. terdapat dua praktek pemakaian ibid. ibid dipakai apabila sumber yang sama dikutip lagi tanpa diselingi oleh sumber lain. Kalo kutipan baru menunjuk halammn yang sama, cukup ditulis , h. 15 cit singkatan dari opere citati yang artinya dalam karangan yang telah disebut. dipergunakan apabila sumber yang sama dikutip lagi dari halamanyang berbeda dan telah diselingi oleh kutipan dari sumber lain. Contoh 5Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam Jakarta Kalam Mulis, 2004, 6Mushlis Bahar, Fiqh Kontemporer, Jakarta Nuansa Madani, 2004 7Ramayulis, cit singkatan dari loco citato yang artinya, pada tempat yang sama telah disebut. dipergunakan apabila sumber yang sama dikutip lagi dari halaman yang sama tetapi diselingi oleh kutipan dari sumber lain. Contoh 8Ramayulis, Kumpulan karangan yang dirangkum oleh editor, yang dianggap pengarangnya dan yang dicantumkan dalam caratan kaki adalah nama editornya saja. Contoh Alfian ed, segi-segi sosial masyarakat aceh,Jakarta LP3ES, 1997, Bila dalam sumber yang dikutip tidak tercantum nama pengarangnya yang dianggap dan dicantumkan sebagai pengarang adalah badan, lembaga, perkumpulan, dan sebagainya yang menerbitkannya. Contoh Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Badan Amil Zakat, Infaq, Dan Sadaqah Bazis, pokok –pokok pendayagunaan zakat fitrah produktif, jakarta 1992 Dari Al-Quran Untuk kutipan dari ayat al-Quran tidak diperlukan catatan kaki karena nama dan nomor surat serta nomor ayat telah dituliskan pada akhir ayat yang dikutip, ayat yang ditulis harus diberi tanda baca syakal Dari terjemahan al-Quran, tafsir atau hadist Catatan kaki untuk hal seperti ini sama dengan sumber yang berasal dari buku, sumber rujukan harus sumber primer dan bukan sumber sekunder. Dari majalah Majalah yang bertulisan latin maupun arab pada prinsipnya sama dengan kutipan yang berasal dari buku, bedanya, kalau dari majalah, judul artikel dituliskan diantara tanda petik rangkap dan nama majalah ditulis miring diikuti volume, nomor, kurung buka, bulan, tahun, kurung tutup dan nomor halaman. Contoh 9Richard Thomas,”Menguak Abad Baru Hijrah Di Eropa” Panji Masyakat,_XII, 314 Februari,2001 Dari surat kabar Untuk kutipan yang diambil dari surat kabar hanya dengan menuliskan judul tulisan atau rubrik nama surat kabar ditulis miring, tempat terbit dalam kurung, tanggal bulan dan tahun terbitnya dan diakhiri dengan nomor halamannya Contoh 2 Rencana undang undang pendidikan nasional , kompas Jakarta 5 September 2006 Dari karangan yang tidak diterbitkan Karangan yang tidak diterbitkan dapat berupa skripsi, tesis, atau disertasi, cara pengutipannya adalah dengan menyebutkan nama pengarangnya, judul karangan ditulis diantara tanda petik rangkap, disebutkan skripsi, tesis atau disertasi, kurung buka, nama tempat penyimpanan dokumentasi, titik dua, tahun penulisan kurung tutup halaman dan keterangan tidak diterbitkan yang disingkat dengan Contoh 6Surjo Sumarsono, “Saran-Saran untuk Memperbaiki Pendidikan Jasmani”, Tesis Sarjana Pendidikan, Bandung Perpustakaan IKIP, 1980 Dari wawancara Disebutkan wawancara dengan siapa, identitasnya, tempat, bentuk wawancara, dan tanggal wawancara. Contoh 11Sirajuddin Zar, Direktur Program Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang, diprogram Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang, wawancara langsung. 25 Mei 2015 Dari ensiklopedi Disebutkan nama editornya yang disingkat dengan ed ditulis miring, nama entrinya dituliskan, dinatara tanda petik rangkap , nama ensiklopedi ditulis miring, kurung buka, nama tempat dan tahun penerbitan, kurung tutup, selanjutnya ditulis jilid dan nomor halamannya. Contoh 15 dan kramers, ed ”khamr”.Sborter Ensiklopedia Of Islam, leidenbrill,1994 jilid 3, h. 234. Dari internet Sebuah kutipan yang diambil dari internet dituliskan lengkap nama pengarang atau lembaga, judul, tahun akses, halaman dan alamat website. Contoh 20Geoerge shear motivation is, 2003, /http/ 21University of chichago. Administration procedure manual. 2006, http/ Dalam referensi lain ditulis juga Dari CD room Kutipan yang diambil dari cd room dituliskan perawi hadist, nama cd room, nama kitab hadist, nama bab dalam kitab hadis kesemuanya dicetak miring dan nomor hadis. Contoh HR. Al-bukhari, cd, masu’ah, alhadist assyarif. Shahih albukhary alkitab al i’tisham bi kitab wa sunnah. hadis 123 Jika diriwayatkan lebih dari satu riwayat dan terdapat pada riwayat lain maka data –data dari tiap riwayat dipisahkan dengan menulis titik koma ; Contoh HR. Abu daud, al Turmudzi dan al Darimi cd, mausu’ah al hadis al syarif sunan abu daud , kitab al- aqliyah, hadis 3119; sunan al –turmudzi kitab al hadis, hadis 1249; dan 21084; sunan al-darimi , kitab al –muqaddimah, hadis 168 ANALISIS TESIS TENTANG KUTIPAN DAN RUJUKAN Sebelum pemakalah menganalisa tesis, perlu kiranya penulis jelaskan bahwa, dari beberapa tesis yang penulis baca, tidak ada tesis yang ditulis menggunakan body note, baik disetiap kutipan lansung maupun tidak lansung. Akan tetapi diganti dengan penulisan catatan kaki. Sehubungan dengan hal tersebut penulis berkesimpulan adanya aturan tertentu yang berlaku, khusus dipascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang. Dalam buku pedoman penulisan karya tulis ilmiah yang dikeluarkan oleh lembaga IAIN sendiri tidak ada merujuk pada penulisan body note disetiap contoh yang diberikannya. Pada makalah ini penulis menganalisa sebuah tesis dengan judul Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengingkatkan Disiplin Peserta Didik Disekolah Menengah Atas Negeri 3 Batusangkar yang ditulis oleh saudara GUSNIFAR pada tahun 2015. Dari tulisan tersebut ada beberapa catatan yang penulis dapatkan, baik berupa kesalahan dalam pengetikan, maupun kesalahan dalam memakai panduan dan tatacara mengutip sebuah tulisan atau ide orang lain. Diantaranya Dari paragraf ke paragraf yang penulis baca, tesis yang ditulis terkesan hanya “mencopot” saja dari ide yang dtulis oleh orang lain. Hubungan paragraf ke paragraf yang lain tidak kelihatan dikarenakan tidak adanya tambahan penghubung yang diberikan sepenulis tesis. hingga akhirnya belum memberikan pemahaman yang bisa dinikmati oleh pembaca. Pada halaman 1, penulis temukan bahwa kutipan yang ditulis oleh Gusnifar dikutip lebih dari dua kutipan dalam satu paragraf. Seyogyanya ditulis dua ide/kutipan saja. Adanya penulisan kata/kalimat didalam kutipan yang salah, dan penulis tesis tidak mencantumkan kata ” [siec] “ pada kata tersebut. Dan mungkin saja saudara Gusnifar salah dalam pengetikan. Ayat al-Quran tidak tercantum sebagaimana mestinya Kutipan lansung yang dicantumkan lebih dari satu halaman. Adanya penulisan catatan kaki yang salah Perbaikan dari kesalahan diatas adalah sebagai berikut Hal. Kutipan /rujukan perbaikan 1 Menurut, peserta didik [siec] h. Dan Ibid h. Kutipan dari internet tidak…. Ayat al-Quran PENUTUP Setelah mendeskripsikan sejumlah pengertian dan pembagian diatas maka dapat disimpulkan bahwa kutipan adalah suatu kegiatan yang berkaitan dengan memungut, mengambil, atau meminjam pemikiran orang lain berdasarkan kaidah dan tata cara tertentu untuk mendukung dan memperkuat tulisan yang ditulis. Cara mengutip bisa dengan kutipan langsung dan kutipan tidak langsung, dan setiap kutipan harus didasari oleh referensi yang benar dan hendaknya berasal dari sumber asli. Seseorang penulis karya ilmiah tidak akan mengutip bila kutipan tersebut tidak memiliki fungsi yang jelas. Berkaitan dengan hal itu fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut Memperkokoh Tanggung jawab Perbandingan Kesungguhan Ilustrasi Dan Landasan teori Mudah-mudahan mendapatkan pencerahan dari apa yang dibahas dalam tulisan ini, dan diharapkan kritik dan saran dari rekan-rekan dan dosen pengampu dalam mata kuliah karya tulis ilmiah ini. Jazakumullah khairan katsira.. DAFTAR PUSTAKA Gani, Erizal, Menulis Karya Ilmiah; Teori dan Terapan Padang UNP Press, 2013 Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI offline. vers Nasution, S, Buku Penuntun Membuat Tesis Skripsi Disertasi dan Makalah Jakarta PT. Bumi Aksara, 2013 Tim kontributor, Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah, Tesis dan Disertasi Padang Pasca Sarjana IAIN Imam Bonjol Padang, 2013 Yunita t. Winanto, dkk. Karya Tulis Ilmiah Sosial “Menyiapkan, Menulis, dan Mencermatinya” Jakarta Yayasan Obor Indonesia, 2007 [1] Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI offline. vers [2] Erizal Gani, Menulis Karya Ilmiah; Teori dan Terapan, Padang UNP Press, 2013, h. 130 [3] Tim kontributor, Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah Tesis dan Disertasi Padang Pasca Sarjana IAIN Imam Bonjol Padang. 2013, h. 59 [4] Ibid. [5] Kegiatan ilustrasi analisis ini biasanya dilakukan dalam kegiatan menganalisa data kualitatif data kualitatif yaitu berupa kata, kalimat, paragraf atau wacana bukan angka-angka [6] Erizal Gani. Op. Cit., [7] Lihat, Abdul Gani, Op. Cit., h. 155 -161 [8] Tim kontributor, Pedoman penulisan karya tulis ilmiah, [9] S. Nasution, Buku Penuntun Membuat Tesis Skripsi Disertasi dan Makalah, Jakarta PT. Bumi Aksara, 2013, h. 35 [10]Tim kontributor, Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah, h. 63
Daftar rujukan merupakan daftar yang berisi buku, makalah, artikel, atau bahan lainnya yang dikutip baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahan-bahan yang dibaca akan tetapi tidak dikutip tidak dicantumkan dalam Daftar Rujukan, sedangkan semua bahan yang dikutip secara langsung ataupun tak langsung dalam teks harus dicantumkan dalam Daftar Rujukan. Pada dasarnya, unsur yang ditulis dalam Daftar Rujukan secara berturut-turut meliputi 1 nama penulis ditulis dengan urutan nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, 2 tahun penerbitan, 3 judul, termasuk anak judul subjudul, 4 kota tempat penerbitan, dan 5 nama penerbit. Unsur-unsur tersebut dapat bervariasi tergantung jenis sumber pustakanya. Jika penulisnya lebih dari satu, cara penulisan namanya sama dengan penulis pertama. Nama penulis yang terdiri dari dua bagian ditulis dengan urutan nama akhir diikuti koma, nama awal disingkat atau tidak disingkat tetapi harus konsisten dalam satu karya ilmiah, diakhiri dengan titik. Apabila sumber yang dirujuk ditulis oleh tim, semua nama penulisnya harus dicantumkan dalam daftar rujukan. Cara menulis rujukan pada skripsi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menggunakan gaya APA. Berikut dicontohkan cara menulis daftar rujukan dari berbagai sumber. Rujukan dari Buku Contoh rujukan dari buku Black, A. 2009. Dictionary of Information and Library Management. London Bloomsbury Publishing. Moleong, L. J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung Remaja Rosda Karya. Contoh rujukan dari sebagian buku yang dirujuk dari buku rampai. Jhonstone, B., & Marcellino, W. 2010. Dell Hymes and The Etnopragmatic of Communication. Dalam R. Wodak, B. Johnstone, & P. E. Kerswill, The Sage Handbook of Sosiolinguistic hal. 1-17. London Sage Publishing. Artawa, K. 2009. Tipologi Bahasa Dan Komunikasi Lintas Budaya. Dalam I. W. Ardika, I. W. Jendra, N. S. Beratha, I. K. Riana, A. M. Mbete, I. G. Astra, et al., Pemikiran Kritis Guru Besar Universitas Udayana Bidang Bahasa dan Sastra hal. 195. Bali Universitas Udayana Press. Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel Contoh Artawa, K. 2009. Tipologi Bahasa Dan Komunikasi Lintas Budaya. Dalam I. W. Ardika, I. W. Jendra, N. S. Beratha, I. K. Riana, A. M. Mbete, I. G. Astra, et al., Rujukan dari Artikel dalam Jurnal Contoh Xue, M. 2017. Representing the Cultural Dimension of Meaning in Learner's Dictionaries From the Perspective of Chinese EFL Learners in L2 Reception. Lexikos , 578-596. Suastra, I. M. 2009. Bahasa Bali Sebagai Simbol Identitas Manusia Bali. Linguistika Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana, 1-16. Rujukan dari Artikel dalam Jurnal dari CD-ROM Contoh Krashen, S., Long, M. & Scarcella, R. 1979 Age, Rate and Eventual Attainment in Second Language Acquisition. TESOL Quarterly, 13573-82 CD-ROM TESOL QuarterlyDigital, 1997. Rujukan dari Artikel dalam Majalah atau Koran Contoh Gardner, H. 1981 Do Babies Sing a Universal Song? Psychology Today, hlm. 70-76. Suryadarma, 1990Prosesor dan Interface Komunikasi Data Info Komputer, IV 4 46-48. Rujukan dari Koran Tanpa Penulis Nama koran, ditulis di bagian awal. Tanggal, bulan, dan tahun ditulis setelah nama koran, kemudian judul ditulis dengan huruf besar-kecil dicetak miring dan diikuti dengan nomor halaman. Contoh Jawa Pos. 22 April, 1995. Wanita Kelas Sawah Lebih Mandiri, hlm. 3. Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa Penulis dan Tanpa Lembaga Contoh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional1990 Jakarta PT Armas Duta Jaya. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia Rujukan Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi Contoh Pangaribuan, T. 1992Perkembangan Kompetensi Kewacanaan Pembelajar Bahasa Inggris di LPTK. Disertasi tidak diterbitkan. Malang Program Pascasarjana IKIP MALANG. Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama Lembaga Tersebut Contoh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta Balai Pustaka. Rujukan Berupa Karya Terjemahan Nama penulis asli ditulis paling depan, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul terjemahan, nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemahan. Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan, ditulis dengan kata Tanpa tahun. Contoh Ary, D., Jacobs, & Razavieh, A. Tanpa tahun. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982 Surabaya Usaha Nasional. Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar, Penataran, atau Lokakarya Contoh Huda, N. 199I. Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam Lokakarya Penelitian Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV, Pusat Penelitian IKIP MALANG, Malang, 12 Juli. Karim, Z. 1987. Tatakota di Negara-negara Berkembang. Makalah disajikan dalam Seminar Tatakota, BAPPEDA Jawa Timur, Surabaya, 1-2 September. Bila prosiding diunduh dari internet, berikut cara penulisannya. Mass´e, B. A., Chicoisne, G., Gargouri, Y., Harnad, S., Picard, O., & Marcotte, O. 2008. How Is Meaning Grounded in Dictionary Definitions? Online. Coling 2008 Proceedings of 3rd Textgraphs workshop on Graph-Based Algorithms in Natural Language Processing hal. 17-24. Manchester Rujukan dari Internet berupa Karya Individual Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturut-turut oleh tahun, judul karya tersebut dicetak miring dengan diberi keterangan dalam kurung Online, dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses, di antara tanda kurung. Contoh Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W. 1996. A Survey of STM Online Journals, 1990-95 The Calm before the Storm, Online, diakses 12 Juni 1996. Rujukan dari Internet berupa Artikel Populer Contoh Budiwiyanto, A. 2016. Korpus dalam Penyusunan Kamus. Dipetik Maret 1, 2017, dari Rujukan dari Internet berupa Bahan Diskusi Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi, nama bahan diskusi dicetak miring dengan keterangan dalam kurung Online, dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses, di antara tanda kurung. Contoh Wilson, D. 20 November 1995. Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN Discussion List, Online, NETTRAIN diakses 22 Nopember 1995. Rujukan dari Intemet berupa E-mail Pribadi Nama pengirim jika ada dan disertai keterangan dalam kurung alamat e-mail pengirim, diikuti secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topik isi bahan dicetak miring, nama yang dikirimi disertai keterangan dalam kurung alamat e-mail yang dikirimi. Contoh Davis, A. 10 Juni 1996. Learning to Use Web Authoring Tools. E-mail kepada Alison Hunter huntera Naga, Dali S. ikip-jkt 1 Oktober 1997. Artikel untuk JIP. E-mail kepada Ali Saukah jippsi Rujukan dari Internet Lainnya Rujukan dari internet lainnya bisa berupa teks lagu dari blogspot atau youtube dan lain sebagainya. Berikut cara menuliskannya. Contoh Simanjuntak, C. 2016, Januari 6. Lirik Lagu Nusantara. Dipetik Januari 18, 2018, dari Jawara, C. 2017, Agustus 27. Dipetik Januari 22, 2018, dari Marzuki, I. 2015, Maret 29. Menghayati dan Memaknai INDONESIA PUSAKA. Dipetik Januari 18, 2018, dari Tabel dan Gambar